Mahasiswa Peringati Hari Buruh

Sementara Buruh IKPP Ikuti Family Gathering

foto : Mahasiswa saat Berorasi Didepan Pintu Gerbang Timur 26 K Perawang

PERAWANG, seputarriau.co - Ikatan Pelajar Mahasiswa Perawang (IPMT) memperingati hari buruh internasional (May Day,red), Senin (01/05/17) pagi tadi didepan pintu Gerbang Timur 26 K PT Indah Kiat Perawang dengan menuntut hak-hak buruh pabrik bubur Pulp dan Kertas itu.

Dimana mahasiswa yang sedang mengelar aksi demi bela hak pekerja (buruh,red), Sementara itu buruh bersenang-senang mengikuti jalan santai Family Gathering yang diselenggarakan pihak PT Indah Kiat Perawang. Terlihat sebagian karyarwan menjadikan aksi mahasiswa tersebut sebagai tontonan, karyawan yang mendapat kaos (oblong,red) dan selembar kupon undian Doorprize merasa bangga perihal penyelenggaraan tersebut.

"Kita ingin menyampaikan aspirasi buruh, masalah K3, kesejahteraan dan PHK, dan ini buntut dari PHK yang dilakukan perusahaan, sudah banyak laporan yang kami terima," ujar Popo Hariyanto kepada awak media, Senin (01/05/17) pagi tadi.

Kehadiran sejumlah Mahasiswa Tualang itu guna menyampaikan aspirasi buruh. Pada aksi tersebut yang dilakukan Mahasiswa Tualang mendapat pengawalan dari aparat kepolisian Sektor (Polsek) Tualang Kecamatan Tualang.

Aksi massa yang dilakukan Mahasiswa, Senin (01/04/17) sekira pukul 10.40 WIB, diwarnai dengan diamankannya Ketua IPMT Albert F Said setelah dirinya menepuk mobil yang membawa Wakil Bupati Siak Drs, H. Alfedri, M.si beserta rombongan Camat Tualang Zalik Effendi, S.sos yang keluar dari lokasi acara tersebut.

"Pak..Pak..Pak..," teriak Albert kepada salah satu mobil yang ditumpangi Wakil Bupati Siak Drs, H. Alfedri, SH sesaat sebelum Albert menepuk mobil rombongan tersebut. Sementara, mobil yang ditumpangi Wakil Bupati Siak serta Camat Tualang itu tetap saja berjalan dan tidak menghiraukan (mengubris,red) apa yang telah dilakukan oleh mahasiswa didepan pintu Gerbang Timur 26 K kilometer 4 Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

Sementara, tidak berselang beberapa waktu aparat kepolisian yang berjaga berusaha mengamankan Albert F Syaid, Senin (01/05/17) hingga pukul 13.35 WIB, Albert F Syaid beserta rekan Mahasiswa lainya terlihat keluar dari Mapolsek Tualang.

Aksi massa yang dilakukan Ikatan Pelajar Mahasiswa Tualang (IPMT) yang membawa spanduk bertuliskan "Selamatkan Buruh, SP (Serikat Pekerja) se-IKPP Jangan Perbudak Buruh."

Namun, buruh (pekerja,red) PT Indah Kiat Perawang terlihat bersenang-senang berharap mendapatkan Doorprize (hadiah,red) yang tidak sebanding dengan sehelai kaos oblong yang tidak ada apa-apanya itu. Sementara iuran Rp 3.000 hingga Rp 25.000 setiap bulan, Serikat Pekerja ada empat didalam perusahaan tetapi tidak bisa berbuat apa-apa, Datang, Duduk, Dengar dan Diam (4D)," ujar salah seorang mantan buruh pabrik bubur dan kertas PT Indah Kiat Sinarmas Perawang yang enggan disebutkan namanya tersebut kepada seputarriau.co. siang tadi.(HRS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar